Langkah installasi oracle pada sistem operasi windows

System Requirement
Sebelum melakukan proses instalasi, installer OUI akan melakukan pengecekan terhadap kebutuhan minimal spesifikasi mesin server secara otomatis. Jika spesifikasi mesin tidak memenuhi kebutuhan minimal akan ditampilkan error message. Spesifikasi minimal sangat tergantung dari mesin dan sistem operasi dimana software database Oracle akan diinstall, tetapi secara umum, spesifikasi minimal yang diperlukan untuk instalasi software database Oracle adalah sebagai berikut:
Kebutuhan Hardware:
§  physical random access memory (RAM) minimal 512 MB
§  Swap space minimal 1 GB (atau dua kali ukuran RAM, jika ukuram RAM < = 2GB)
§  disk space minimal 4 GB untuk temporary directory (/tmp or \temp), the Oracle software dan the preconfigured database
Kebutuhan Software:
§  Sebuah sistem operasi Windows
§  Sebuah master software Oracle10g database. Jika belum punya, software tersebut bisa didownload di website Oracle
http://www.oracle.com/technology/software/products/database/oracle10g/index.html.
Memulai Instalasi Oracle
1. Pastikan anda masuk sebagai user Administrator di sistem operasi Windows.
2. Insert CD-master Oracle10g, tunggu beberapa saat, sampai muncul tampilan seperti ini: Pilih Install/Deinstall Products.
3. Installer akan menampilkan window Installtion Method. Installer memberikan dua pilihan metode instalasi, yaitu Basic Installtion dan
Advanced Installation.
4. Pilih Basic Installation, pada kolom Oracle Home Location akan otomatis terisi. Pada kolom Installation Type, pilih Enterprise Edition. Pilih (check) pada pilihan Create Starter Database dan ketik bisnis.bandung.com untuk isian Global Database Name. Click Next
Catatan :
Oracle Home Location adalah folder tempat software Oracle10g database akan diinstall. Folder ini disebut sebagai ORACLE_HOME. Untuk ORACLE_HOME ini, installer secara default akan memilih partisi yang free-spacenya paling banyak, dalam instalasi ini foldernya adalah
C:\Oracle\Product\10.2.0\db_1.
5. Installer akan melakukan verifikasi terhadap mesin server, untuk memastikan spesifikasi mesin sudah sesuai dengan kebutuhan minimal terhadap setting dan konfigurasi database yang diinginkan. Perhatikan dan sesuaikan spesifikasi mesin jika ada error-message. Click Next, jika verifikasi complete
6. Selanjutnya akan muncul Summary window, untuk verifikasi komponen-komponen yang akan diinstall. Click Install
7. Akan muncul progress window installation
8. Pada akhir instalasi, installer akan melakukan konfigurasi jaringan, membuat sterter database dan konfigurasi tool iSQL*Plus. Pada saat konfigurasi ini, installer akan memunculkan Configuration Assistant window.
9. Tunggu Create Starter Database sampai selesai.
10. Jika proses Create Database sudah selesai, click Password Management untuk membuka lock beberapa user seperti SH, OE dan HR.
11. Unlock user SH, OE dan HR dan ganti password sesuai nama user, ini untuk keamanan sebaiknya hal ini dilakukan walau pun tidak harus dilakukan. Kemudian, Unlock user SH dan ketik SH pada kolom New Password dan Confirm Password. Click OK
12. Click OK lagi
13. Sebelum mengakhiri proses instalasi perhatikan dan ingat konfigurasi di End of Installation window, bila perlu copy ke file lain. Click Exit
14. Click Yes, untuk konfirmasi exit dan selesai-lah instalasi.


tugas.........

1. pengertian database
    merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diaorganisasikan sesuai struktur tertentu dan disimpan dengan baik.  Untuk mendapatkan informasi yang berguna dari kumpulan data maka diperlukan suatu perangkat lunak (software) untuk memanipulasi data sehingga mendapatkan informasi yang berguna

2. jelaskan tentang atribut, record, dan entitas.

 Entitas
Adalah sesuatu yang memiliki keberadaan yang unik dan berbeda, walaupun tidak harus dalam bentuk fisik. Abstraksi, misalnya, biasanya dianggap juga sebagai suatu entitas.
Definisi lainnya, Entitas : Kelompok objek independen yang dapat diidentifikasi dan memiliki kesamaan properti. Entitas dapat berupa objek nyata atau objek konseptual,. contoh:
·         Objek nyata 
·         Staf Kantor Cabang 
·         Pelanggan Produk 
·         Objek konseptual
·         Pembelian Pengalaman Kerja
·         Inspeksi Pendaftaran
Entitas dinyatakan dengan nama dan daftar properti.

  Record
Record atau Rekaman data, merupakan kumpulan elemen data, atau kumpulan beberapa nilai Atribut, atau kumpulan Field-data yang mewakili satu Entitas secara lengkap. Misalnya: Entitas pegawai memiliki record: NIP, Nama, Alamat, Pangkat, Jabatan, dsb.

  Field
Atribut adalah deskripsi data yang bisa mengidentifikasi entitas yang membedakan entitas tersebut dengan entitas yang lain. Seluruh atribut harus cukup untuk menyatakan identitas obyek, atau dengan kata lain, kumpulan atribut dari setiap entitas dapat mengidentifikasi keunikan suatu individu. Atribut adalah karakteristik dari entitas tersebut. Contoh entitas Nasabah, atributnya adalah : Kode Nasabah, Nama Nasabah, Alamat Nasabah.

 3. komponen sistem database

Komponen Komponen database terdiri dari 6 komponen, yakni :
1.      Hardware
Biasanya berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media komunikasi untuk sistem jaringan, seperti prosesor, memori & harddisk. Komponen inilah yang melakukan pemrosesan dan juga untuk menyimpan basis data.
2.      Operating System
Yakni merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS yang digunakan.
3.      Database
Yakni basis data yang mewakili sistem tertentu untuk dikelola. Sebuah sistem basis data bisa terdiri dari lebih dari satu basis data.
4.      DBMS (Database Management System)
Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola basis data. Contoh kelas sederhana: dBase, Foxbase, Rbase, MS. Access, MS. Foxpro, Borland Paradox. Contoh kelas kompleks: Borland-Interbase, MS. SQL Server, Oracle, Informix, Sybase.
5.      User ( Pengguna Sistem Basis Data )
Orang-orang yang berinteraksi dengan sistem basis data, mulai dari yang merancang sampai yang menggunakan di tingkat akhir.
6.      Optional Software
Perangkat lunak pelengkap yang mendukung. Bersifat opsional.

4. Perbedaan file manajemen tradisional dan database, serta kelemahannya.
File Manajemen Tradisional :
1.     Orientasi program
2.     Sering terjadi kerangkapan data
3.     Kaku
File Manajemen Basis Data :
1.     Orientasi data
2.     Terkontrolnya kerangkapan data
3.     Luwes
Kelemahan File Tradisional :
1.     Timbulnya data rangkap & ketidak konsistenan
2.     Data tidak dapat digunakan bersama-sama
3.     Kesukaran dalam pengaksesan data
4.     Tidak fleksibel
5.     Data tidak standar
Kelemahan Basis Data :
1.     Storage yang digunakan besar
2.     Dibutuhkan tenaga spesialis
3.     Softwarenya mahal
4.     Kerusakan pada system database dapat mempengaruhi departemen lain yang terkait

5. apa itu DBMS ?

merupakan perantara bagi pemakai dengan basis data. Untuk merinteraksi dengan DBMS (basis data) menggunakan bahasa basis data yang telah ditentukan oleh perusahaan DBMS. Bahasa basis data biasanya terdiri atas perintah-perintah yang di formulasikan sehingga perintah tersebut akan diproses oleh DBMS. Perintah-perintah biasanya ditentukan oleh user

6. bahasa yang dikenal DBMS
1.     Data Definition Language (DDL)
DDL digunakan untuk menggambarkan desain basis data secara keseluruhan. DDL digunakan untuk membuat tabel baru, menuat indeks, ataupun mengubah tabel. Hasil kompilasi DDL disimpan di kamus data.
Data Manipulation Language (DML)
DML digunakan untuk melakukan menipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data seperti penambahan data baru ke dalam basis data, menghapus data dari suatu basis data dan pengubahan data di suatu basis data.
Sumber :

0 komentar:

Posting Komentar