HASIL KUIS SQL




Pengelompokan dan Pengurutan data


  1. Group by dan Aggregate Function
        Dalam menjalankan sebuah query untuk melakukan pengelompokkan data dapat menggunakan Fungsi Group by dan di ikuti oleh fungsi aggregate.
  • Group by : digunakan untuk menampilkan atau memilih sekumpulan data berdasarkan kelompok data tertentu.
          - Pengelompokkannya biasanya di sertai oleh aggregat function

          - Dalam implementasinya aggregat function harus di ikuti oleh Group by bila terdapat field
            lain yang dijadikan kriteria pengelompokkan
  • Aggregate Function : Min(), Max(), Avg(), Sum(), Count()
          A. Min () : fungsi Min digunakan untuk mencari nilai minimum dari sekumpulan data yang ada

          contoh :

       B. Max () : fungsi Max digunakan untuk mencari nilai maksimum dari sekumpulan data yang ada


           Contoh :

      C. Avg () : fungsi AVG digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data yang ada 


           Contoh :

     D. Sum () : fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan nilai dari sekumpulan data yang ada


          Contoh :

      F. COUNT () : fungsi Count digunakan untuk mencari cacah atau banyaknya data

          Contoh :

     2. Pengurutan Data ( Order By)

            Order By digunakan untuk mengurutkan data berdasarkan field tertentu 



      3. Kriteria Data

      A. HAVING
       Menyeleksi data berdasarkan kriteria tertentu, dimana kriteria berdasarkan berupa fungsi aggregat


Tampilkan kode customer yang mempunyai cacah pembelian = 4


      B. Where
          Kondisi Where, digunakan untuk melakukan pemilihan/seleksi data. Penggunaannya dilakukan setelah kata where, dan di ikuti oleh :
  • Comparison ( = , <> , < , > , >= , <= ),
          - berfungsi untuk membandingkan dua nilai
          - tipe data yang seharusnya dibandingkan harus sesuai
          - hasil yang diperoleh dari operasi comparison ini berupa nilai logik


           Contoh :
           a. Tampilkan kode barang dan kode suplier yang mempunyai jumlah pasok 2

           b. Tampilkan kode barang dan kode suplier yang jumlah pasoknya kurang atau sama dengan 5

  • Between,
        Pada prinsipnya between digunakan untuk membandingkan / untuk mengecek apakah suatu nilai dalam range atau nilai tertentu


       Contoh : Tampilkan kode barang dan kode customer yang jumlah pasoknya antara 4 dan 15 ( 4 dan 15 termasuk didalamnya )

  • In, 
         Digunakan untuk melakukan pengecekan apakah suatu nilai terdapat suatu himpunan tertentu


         Contoh : Tampilkan kode barang dan kode suplier yang jumlah pasoknya 2,8,12

  • Like / Not Like
          Digunakan untuk membandingkan data dengan pola tertentu

          Contoh :
          a. Tampilkan customer yang mempunyai kata "CIM" pada alamatnya ( pada alamat customer terdapat kata "CIM" )


          b. Tampilkan customer yang mempunyai kata selain "CIM" pada alamatnya 


LATIHAN

1. Tampilkan jumlah nilai minimum per matakuliah


2. Tampilkan nilai maksimum dari semua data pada tabel NILAI


3. Tampilkan nim dan kode mata kuliah yang mempunyai nilai 90


4. Tampilkan nim dan kode mata kuliah yang mempunyai nilai kurang dari 90


5. Tampilkan data mahasiswa yang dari kota berakhir "KARTA"

PERTEMUAN KE 5




Pembuatan Table mata kuliah :



lalu masuk ke pembuatan tabel :

 







printscrennya :


 Soal berikutnya :
Source codenya. :



  • Tampilkan seluruh data pada tabel Mahasiswa :


  • Tampilkan Seluruh data Pada tabel Mahasiswa :

  • Ganti nilai pada matakuliah SQL atas nama Mahasiswa Alfa menjadi 100 :

  • Ganti Nama Matakuliah “Bahasa Pemograman” menjadi “Algoritma Pemograman” :


  • Hapus data mahasiswa dengan NIM 201291005 :